Studi Kasus

Efisiensi logo

AI Fleet Monitoring untuk Operator Bus Indonesia

Fase 2 dari kerja kami dengan PT Efisiensi Putra Utama, saat ini dalam pengembangan aktif. Sistem AI fleet monitoring yang menggantikan 8 checker manual dengan passenger counting berbasis CCTV dan memberi control room peta real-time setiap bus di armada antarkota 60+ unit. Ownership penuh — dari edge inference sampai dashboard operasional. AI nyata di produksi nyata, bukan demo.

KlienPT Efisiensi Putra Utama (EPU)
IndustriTransportation & Fleet Operations
EngagementActive — in development (2026–ongoing)
PeranPartner Engineering
AI Fleet Monitoring untuk Operator Bus Indonesia
metrik #1

60+ unit armada tercakup

metrik #2

Menggantikan 8 posisi checker manual

metrik #3

Jalan di CCTV existing — tanpa hardware baru

01 / Masalah

Masalah

Dengan platform ticketing Fase 1 sudah live dan menghasilkan manifest digital yang bersih, muncul masalah yang lebih berat. EPU butuh cara mencocokkan jumlah penumpang nyata dengan manifest itu tanpa menempatkan 8 checker di terminal setiap hari, plus view operasional langsung untuk melihat posisi setiap bus dan status on-schedule-nya. Brief-nya praktis: pangkas biaya satu peran spesifik, beri control room satu peta tunggal, dan jangan ganti CCTV yang sudah terpasang. Bukan teater "strategi AI" — sistem yang tetap jalan Senin pagi.

02 / Kendala

Kendala

  • [01]Hardware Holowits CCTV + NVR yang sudah ada harus dipertahankan — no rip-and-replace (integrasi via protokol WVP-PRO / GB/28181)
  • [02]Edge inference wajib: bandwidth dari bus tidak stabil
  • [03]Tim operasional Indonesia — UI dan SOP harus dalam Bahasa
  • [04]Harus jalan di infrastruktur komoditas, bukan cluster GPU hyperscaler
  • [05]Patuh terhadap kontrak API telemetri Hino dan lifecycle refresh-token
  • [06]Delivery oleh tim tunggal — tidak ada ruang untuk lab AI 10 orang
03 / Pendekatan

Pendekatan Kami

Kami ambil ownership engineering end-to-end. Integrasi dengan hardware Holowits CCTV + NVR yang sudah ada via protokol WVP-PRO / GB/28181, snapshot pipeline ke YOLOv11 inference sidecar. Untuk mencapai akurasi tingkat produksi, kami membangun pipeline dataset kustom: frame mentah dari kamera bus diekstrak, dianotasi menggunakan Label Studio, dan digunakan untuk melatih (fine-tune) model deteksi objek YOLOv11 yang dioptimalkan khusus untuk tata letak interior bus, memastikan klasifikasi penumpang yang presisi sembari mengecualikan kru aktif (sopir/kondektur) dari hitungan akhir secara ketat. Kami merekonsiliasi jumlah penumpang langsung terhadap manifest digital dari platform ticketing Fase 1, dan Hino API client dengan token lifecycle management untuk telemetri GPS. Di atasnya — dashboard operasional real-time berbasis MapLibre + deck.gl dengan geometri rute PostGIS dan polyline OSRM untuk playback yang bersih. Sistem ter-deploy di setup Docker multi-tenant dengan Grafana, Prometheus, dan Loki untuk observability. Backend Go pakai Clean Architecture — domain, usecase, adapter, handler — supaya modulnya hidup melewati proyek ini.

Poin Teknis Utama

Integrasi AI inference di sisi edge (YOLOv11) dengan CCTV legacy via protokol standar telekomunikasi (GB/28181) mengeliminasi kebutuhan investasi hardware baru sembari memberikan jaminan operasional secara real-time.

04 / Galeri

Galeri

Dashboard operasional armada — overview real-time

Peta live — semua bus di rute

Panel detail bus di peta

Detail bus — panel info lengkap dengan CCTV dan telemetri

Riwayat rute bus di peta

Audit kecurangan — rekonsiliasi jumlah penumpang

Detail audit kecurangan — rekonsiliasi per perjalanan

Tampilan daftar armada — semua unit dan status

Tampilan kartu armada — kartu ringkasan unit

Log riwayat perjalanan

Konfigurasi kamera CCTV dan monitoring koneksi

Panel integrasi telemetri Hino

05 / Hasil

Hasil

  • Model YOLOv11 kustom yang dilatih pada dataset spesifik yang dianotasi via Label Studio, mencapai akurasi klasifikasi tinggi dan mengecualikan kru aktif secara presisi
  • Pipeline passenger counting AI berjalan di hardware NVR existing — tanpa CCTV baru
  • View peta real-time menggabungkan GPS, status, dan manifest dalam satu layar operasi
  • Merekonsiliasi jumlah penumpang langsung terhadap manifest digital Fase 1
  • Dirancang menggantikan 8 posisi checker manual saat full rollout
  • Modul inti (pipeline GPS, inference sidecar, infra multi-tenant) diekstrak sebagai pola reusable — klien serupa berikutnya onboard lebih cepat
  • Klien balik secara organik — Fase 2 didapat tanpa pitch kompetitif
06 / Ulasan

Kenapa ini penting

Mayoritas "AI deployment" di Indonesia berhenti di slide deck. Yang ini berjalan di terminal setiap hari, mencocokkan dengan manifest nyata, dan diukur terhadap satu baris anggaran headcount. Pekerjaan seperti inilah yang kami cari. EPU juga jadi pengingat alasan kami ada sebagai agency. Klien kembali langsung ke kami — bukan lewat marketplace, bukan lewat funnel sales. Kepercayaan organik yang lahir dari delivery adalah satu-satunya channel akuisisi yang scalable tanpa membakar modal.

07 / Teknologi

Tech Stack

Frontend & UI

Next.js 15Tailwind v4

Backend & API

Go (Chi)Python

Penyimpanan & Protokol

PostgreSQLPostGISRedis

DevOps & Infrastruktur

MapLibredeck.glOSRMDockerGrafanaPrometheusLoki

AI & Logika Inti

YOLOv11Label Studio
LET'S GO

Hubungi kami

Punya proyek di kepala?

Kami balas dalam 24 jam pada jam kerja WIB. Bahasa Indonesia atau Inggris — pilih yang paling nyaman buat kamu.

top rated plus · 100% jss · 8+ klien

AI Fleet Monitoring untuk Operator Bus Indonesia | Idin Studio